3 Cara Mencegah Pengerukan Kolam

Dang Merdu-Pengerukan kolam adalah proses dimana kotoran kolam, sedimen, dan lumpur yang telah menumpuk dari waktu ke waktu dikeluarkan oleh mesin. Proses ini dapat dilakukan dengan beberapa cara berbeda, tetapi setiap proses memiliki tujuan akhir yang sama:

 

  1. Meningkatkan kedalaman kolam
  2. Meningkatkan penampilan kolam
  3. Manfaat kesehatan kolam

 

Satu hal lagi yang selalu sama: Pengerukan kolam Anda sangat mahal.

Mengapa Mengeruk Kolam Saya?
Pengerukan kolam terkadang diperlukan ketika kedalaman kolam menjadi terlalu dangkal sehingga kolam tidak dapat berdiri sendiri. Kolam mencapai titik ini dari perawatan kimia kolam bertahun-tahun, ganggang mekar, dan/atau diabaikan. Akibatnya, kotoran tambak terus menumpuk hingga kolam yang semula sedalam 8 kaki tiba-tiba hanya sedalam 2 kaki.

Dalam hal ini, kolam Anda menjadi tangki septik yang penuh dengan ganggang dan bau yang tidak sedap. Jangan repot-repot mencari satwa liar atau ikan, karena mereka tidak akan bisa bertahan hidup. Jadi pertanyaan sebenarnya adalah…
Bagaimana Anda mencegah mencapai titik ini?

Bagaimana Anda bisa menghindari kebutuhan untuk mengeruk kolam Anda? (Dan hindari menghabiskan semua uang yang menyertai proses itu…)

3 Solusi Tercantum Di Bawah Ini:

1) Pengelolaan Kolam
Kolam sama seperti fitur lainnya di properti Anda – harus dijaga. Jika Anda mengabaikannya, Anda akan membayar harganya.

Apa yang terjadi jika Anda mengabaikan taman Anda? Atau pekaranganmu? Atau tungku Anda? Tepat…
Kelola kolam Anda. Perhatikan itu. Berikan perawatan yang dibutuhkannya untuk menjadi aset bagi properti Anda. Kolam yang bersih dan sehat dapat meningkatkan nilai properti hingga 20%! Sedangkan tambak yang kotor pada akhirnya dapat menurunkan nilai properti tersebut sebesar 10-15%.

Tindakan sederhana memperhatikan kolam Anda, mengelolanya, dan mengambil tindakan yang diperlukan dapat menjadi perbedaan antara menikmati suasana kolam yang santai dan mengeluarkan uang untuk pengerukan.

2) Aerasi Kolam Aerasi
kolam adalah salah satu cara terbaik untuk menjaga dari kebutuhan pengerukan. Ini adalah langkah yang akan diambil oleh pemilik kolam dengan pandangan ke depan untuk mengamankan ekosistem kolam yang sehat dan berkelanjutan untuk tahun-tahun mendatang.

Manfaat #1: Mengaerasi kolam Anda memungkinkan ekosistem yang sehat bertahan. Ekosistem kolam yang sehat memecah ganggang dan puing-puing alih-alih membiarkannya berubah menjadi kotoran. Tidak ada kotoran = tidak ada pengerukan.

Manfaat #2: Sistem aerasi yang efisien dan efektif akan menyebabkan pencampuran air yang cukup untuk menjaga partikel sedimen/kotoran tersuspensi di kolom air. Dengan cara ini (jika mereka tidak segera dipecah) kolom air yang kaya oksigen dapat melakukan tugasnya dari waktu ke waktu. Ini mencegah kotoran mengendap dan menciptakan kebutuhan untuk pengerukan.

3) Bakteri Kolam dan Sludge Fighter
Bakteri kolam dan Sludge Fighter Pellet adalah cara yang bagus untuk memerangi alga dan kotoran dalam jangka pendek, sambil tetap menjaga ekosistem yang sehat.

Kedua solusi ini benar-benar alami, dan meningkatkan kesehatan kolam (dibandingkan dengan bahan kimia yang membunuh alga, tetapi juga merusak kolam).

Bakteri bekerja bersama dengan aerasi untuk memecah semua nutrisi di dalam air yang menciptakan pertumbuhan alga.

Jika kamu sudah mulai mengumpulkan kotoran, Sludge Fighter Pellet akan bekerja untuk memecahnya sehingga kamu tidak akan berakhir dengan masalah yang tidak mungkin diselesaikan selain dengan pengerukan.

Kesimpulannya…

Jangan membuat masalah yang lebih besar untuk diri sendiri dengan mengabaikan kolam Anda. Atasi dengan beberapa pendekatan yang direkomendasikan di atas. Ini akan meningkatkan nilai properti Anda, dan mencegah perlunya pengerukan yang mahal.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *