BAGAIMANA MEMERIKSA KUALITAS SEMEN DI SITUS?

Penting untuk memeriksa kualitas semen di lokasi pada saat pemeriksaan pendahuluan. Tidak mungkin untuk memeriksa semua kualitas teknik semen di lokasi tetapi ada beberapa uji lapangan yang memberi kita gambaran kasar tentang kualitas semen. Sementara di lokasi kami dapat melakukan uji lapangan ini untuk menilai kualitas semen. Tes lapangan ini adalah sebagai berikut:

  1. Tanggal pengepakan
  2. Warna
  3. Gosokan
  4. Penyisipan Tangan
  5. Tes Apung
  6. Tes Bau
  7. Adanya benjolan
  8. Tes Bentuk
  9. Uji Kekuatan

 

UJI LAPANGAN PADA SEMEN

1. TANGGAL PENGEMASAN

Tanggal pembuatan harus terlihat pada tas. Ini penting karena kekuatan semen berkurang seiring bertambahnya usia.

2. WARNA

Warna semen harus seragam. Pada umumnya warna semen berwarna abu-abu dengan rona kehijauan muda. Warna semen memberikan indikasi kelebihan kapur atau tanah liat dan tingkat pembakaran.

3. gosok

Ambil sejumput semen di antara jari-jari dan gosokkan. Seharusnya terasa halus saat digosok. Jika kasar, itu berarti pemalsuan dengan pasir.

4. PENYISIPAN TANGAN

Masukkan tangan Anda ke dalam kantong semen dan itu akan memberikan perasaan dingin. Ini menunjukkan bahwa tidak ada reaksi hidrasi yang terjadi di dalam kantong.

5. UJI MENGApung

Buang sedikit semen ke dalam ember berisi air. Itu harus tenggelam dan tidak mengapung di permukaan.

6. UJI BAU

Ambil sejumput semen dan cium baunya. Jika semen mengandung terlalu banyak tanah liat dan lumpur yang ditumbuk sebagai bahan pezina, pasta akan memberikan bau tanah.

7. KEHADIRAN GUMPS

Buka tas dan lihat bahwa gumpalan seharusnya tidak ada di dalam tas. Ini akan memastikan bahwa tidak ada pengaturan yang terjadi.

8. UJI BENTUK

Ambil 100g semen dan buat pasta kaku. Siapkan kue dengan ujung yang tajam dan taruh di piring kaca. Celupkan piring ini ke dalam air. Perhatikan bahwa bentuknya tidak boleh terganggu saat mengendap. Itu harus dapat mengatur dan mencapai kekuatan. Semen juga mampu mengendap di bawah air dan itulah sebabnya ia juga disebut ‘Semen Hidrolik’.

9. UJI KEKUATAN

Sebuah balok semen dibuat dengan panjang 25 mm*25 mm dan panjang 200 mm dan direndam selama 7 hari dalam air. Kemudian ditempatkan pada penyangga dengan jarak 15000 mm dan dibebani dengan berat 340 N. balok tidak boleh menunjukkan tanda-tanda kegagalan,jika Anda ingin mencari informasi lebih lengkap kunjungi Jalkotku.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *